METODE KAMI ADALAH "KASIH SAYANG"



SUHENDAR DAN NANY HANURYANI

Adalah pasangan suami istri yang menyukai anak-anak

sejak mereka belum menikah,mereka selalu aktif dalam mengajar

mulai dari mengajar anak mengaji sampai sekarang.



PENGALAMAN MENGAJAR

Tahun 1989-1990 : pengajar remaja masjid

Tahun 1990-1992 : Mengajar anak Cinenggang Jatinangor (60 anak-anak dan remaja)

Tahun 1990-1994 : Pendiri Pengajian Metode IQRA di Per. Bina Karya II (250 anak didik)

FUN ENGLISH

BAHASA INGGRIS YANG MENYENANGKAN

Tambahan Bahasa Inggris tiap hari Sabtu

untuk melengkapi pengetahuan dalam berbahasa asing


PENDAFTARAN

JANUARI - JULI 2014

BIAYA PENDAFTARAN : Rp. 55.000,-

Rincian biaya

BIAYA MASUK RP. 510.000,00, termasuk :

- Infaq bulan Juli 2014

- Baju seragam 2 stel

- Buku Materi lengkap

- PPhoto, Ijazah, Raport

- Asuransi Kecelakaan dan biaya kamar R. Sakit

- Biaya Pemeliharaan Fasilitas

- Alat Peraga

CALISTUNG CEMARA SATU-SATUNYA YANG MENDIDIK ANAK PRA-SD: BACA, TULIS DAN HITUNG







ANAK BELAJAR TANPA TEKANAN SEHINGGA ANAK BELAJAR DENGAN TENANG DAN MENYENANGKAN




PARA PENGAJAR YANG BERSAHABAT SEBAGAI TEMAN ANAK DIDIK






OUTING SEBAGAI PENGHILANG KEJENUHAN









SEJARAH CALISTUNG CEMARA

Tahun 2002 Calistung hanya sebuah kegiatan seorang Ibu bernama Nany Hanuryany : lulusan SPGTK yang pada saat itu sangat ingin membantu anak-anak yang kurang mampu yang ingin sekolah Taman Kanak-kanak, maka pada tahun 2002 Ibu Nany mengumpulkan 10 orang anak dasa wisma usia 5 - 6 tahun untuk dilatih membaca, menulis dan berhitung, pada saat tersebut masuk SD, anak didik yang berjumlah 10 orang tersebut menududuki 2 besar semuanya.

Tahun 2003, keberhasilan tahun 2002 mengakibatkan banyak orang tua di wilayah Ibu Nany tertarik, sehingga mereka memasukan anak-anaknya untuk di didik oleh Ibu Nany, yang akhirnya berjumlah 30 orang, dengan metode yang diterapkan ibu Nany yang mengkombinasikan Metode calistung dengan Taman Kanak-kanak menjadikan anak yang 30 tersebut meraih 5 besar di sekolah dasarnya.

Tahun 2004, kepercayaan masyarakat bertambah dengan bertambahnya peserta didik dari luar wilayah Bu Nany tinggal, sehingga siswa bertambah menjadi 60 siswa, sehingga bu Nany beserta suaminya Bapak Suhendar berfikir untuk merubah rumahnya menjadi tempat kursus yang terus berkembang. maka siswa akhirnya diminta biaya sekedarnya untuk memfasilitasi kegiatan belajar mengajar,

Tahun 2005, dengan bermodalkan awal Rp. 1-000.000, Bu Nany berserta suami membeli meja belajar serta perlengkapan lainnya yang harus cukup mendidik anak yang sudah bertambah lagi menjadi 85 orang.

Tahun 2006, siswa bertambah menjadi 101 orang, yang tentu saja harus diiringi dengan penambahan guru dan fasilitas siswa lainnya, maka guru pun di rekrut sebanyak 4 orang dengan gaji yang didapat dari anak didik dengan infaq Rp. 30.000 perbulan.

Tahun 2007, siswa bertambah menjadi 125 orang, Perlengkapan siswapun ditambah dengan dibelinya alat bermain seperti ayunan, korsel, dan alat panjat, Untuk meningkatkan kualitas anak, maka ditambahlah materi anak didik dengan pelajaran pengenalan Bahasa Inggris yang diasuh oleh suami Bu Nany yaitu Bapak Suhendar.

Tahun 2008, siswa terus bertambah menjadi 150 siswa, guru pun ditambah menjadi 5 orang ditambah 2 orang guru bahasa Inggris.

Tahun 2009, siswa bertambah lagi menjadi 165, selain dari wilayah rumah, juga para siswa mulai berdatangan dari wilayah yang lebih jauh, maka untuk memenuhi kebutuhan KKBM, Infaq pun ditambah menjadi Rp. 50.000 dengan biaya masuk Rp. 350.000 untuk 2 stel seragam, buku materi, Sertifikat, dan biaya lainyya.

Tahun 2010, siswa bertambah menjadi 166 siswa, Untuk melengkapi KKBM, maka Bu nany dan Bapak Suhendar, dengan penghasilan Suaminya yang seorang karyawan LBBP-LIA Buahbatu dibantu penghasilan Calistung, maka dibelinya rumah didepan rumahlamanya seluas 100 meter, dan dibuatlah kelas baru.

Tahun 2011, siswa bertambah menjadi 176 siswa sampai sekarang dengan biaya masuk Rp. 510.000 yang diperuntukkan bagi keperluan siswa.

Tahun 2012, sebagai rasa syukur kepada Allah, maka Bu Nany bersama Suami Insya Allah telah melaksanakan Ibadah Haji.




Testimonial










H. Suhendar Sekeluarga